Wacana Daerah Istimewa Surakarta Mulai Digulirkan

Rabu, 16 Desember 2009 21:21 WIB

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/12/16/111987/124/101/Wacana-Daerah-Istimewa-Surakarta-Mulai-Digulirkan

YOGYAKARTA–MI: Seiring berlarut-larutnya Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, kini mulai bergulir wacana Daerah Istimewa Surakarta (DIS).

Keluarga besar Keraton Surakarta sepakat untuk memperjuangkan status daerah istimewa tersebut.

Pangageng Sasana Wilopo Karaton Kasunanan Surakarta GRAy Koesmoertiyah, Rabu (16/12), mengungkapkan keraton memiliki dokumen-dokumen sejarah yang komplit mengetai status daerah istimewa itu.

Menurut anggota Komisi II DPR RI itu, seharusnya status daerah istimewa tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga untuk Surakarta. Itu sudah menjadi kesepakatan pada saat Keraton Surakarta bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita ingatkan kembali kepada pemerintah bahwa ada persoalan Daerah Istimewa Surakarta yang sampai sekarang belum selesai. Wacana ini juga sudah saya gulirkan ke komisi II DPR RI, dan juga kepada Gubernur Jawa Tengah. Pemerintah masih utang besar kepada Surakarta terkait status daerah istimewa ini,” katanya seraya mengatakan bahwa status keistimewaan harus tetap mengacu sisi historisnya.

Ia mengatakan, pemerintah seharusnya tidak diam saja dengan persoalan status keistimewaan Surakarta yang terlewatkan. Menteri Dalam Negeri hendaknya segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Selama ini keraton hanya dianggap sebagai lembaga adat yang tidak berbadan hukum. Keluarga besar Keraton Surakarta sudah berkomitmen untuk memperjuangkan status keistimewaan ini,” katanya seusai menjadi pembicara dalam diskusi Daerah Istimewa Surakarta di Kantor Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM)
Yogyakarta.

Sementara itu, sejarawan UGM Julianto Ibrahim mengungkapkan, dari sisi sejarah memang ada yang terlupakan. Sebab, dokumen resmi terkait status daerah keistimewaan itu sampai sekarang masih ada. Untuk itu, dari sisi sejarah keberanan data dan fakta menjadi hal yang penting.

“Selaku sejarawan saya berpatok pada kebenaran. Maka dari itu atas dasar dokumen-dokumen sejarah yang ada, status Daerah Istimewa Surakarta merupakan rangkaian sejarah bangsa yang terlupakan,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah melakukan upaya-upaya untuk meluruskan sejarah, salah satunya status istimewa bagi Surakarta. (SO/OL-01)




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: